Pengertian Perusahaan Internasional dan Contohnya

Perusahaan ini mungkin memiliki kantor pusat di satu tempat, tetapi memiliki kantor cabang di setiap negara. Ada banyak alasan mengapa sebuah perusahaan akan memilih untuk perdagangan internasional terlepas dari ekspansi pasar sederhana.

Perusahaan internasional dapat mengambil keuntungan dari celah dalam undang-undang pajak daerah untuk mentransfer keuntungan dari satu negara ke negara lain dan dengan demikian menghindari membayar pajak atau dikenakan pajak pada tingkat yang sangat rendah.

Jenis kegiatan ini adalah yang sah, meskipun beberapa orang mungkin berpikir itu sebagai bentuk penghindaran pajak.

Contoh Perusahaan Internasional

Salah satu hal yang bisa dibanggakan di pentas dunia adalah adanya perusahaan-perusahaan internasional dari Indonesia. Contoh perusahaan internasional yang berasal dari Indonesia misalnya PT PAL, Garuda Indonesia Airways, dan Pertamina.

PT PAL Indonesia

PT PAL Indonesia berawal dari perusahaan yang didirikan pemerintah kolonial Belanda. Mulanya, perusahaan ini bernama Marine Establishment. Mulai dioperasikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1939. Tidak lama kemudian, Jepang datang dan mengubah Marine Establishment menjadi Kaigun SE 2124. Pada awal zaman kemerdekaan, pemerintah Indonesia menasionalisasi dan mengubah nama perusahaan ini menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL).

Perusahaan ini terletak di daerah Ujung, Surabaya. Produksi utama PT PAL adalah kapal perang dan kapal dagang, meskipun juga memproduksi jenis kapal-kapal lainnya dalam skala yang lebih kecil. Selain itu, PT PAL juga melakukan pelayanan perawatan kapal yang berhubungan dengan perbaikan atau pemeliharaan kapal.

Pada tanggal 15 April 1980, PT PAL ditetapkan menjadi perseroan (PT). Dalam perkembangannya sampai saat ini, kapal-kapal buatan PT PAL telah mengarungi perairan internasional. Kualitas kapal-kapal buatan PT PAL Indonesia telah diakui oleh negara-negara maju. Bahkan sekarang ini, TNI Angkatan Laut mengadakan peremajaan dan pemutakhiran kapal-kapal perangnya dengan bekerja sama dengan PT PAL Indonesia.

Garuda Indonesia Airways

Garuda Indonesia awalnya merupakan hasil kerja sama antara maskapai penerbangan Belanda yang bernama KLM (Koninklijke Luchtvaart Maatschappij). KLM inilah yang pada awalnya mengelola Garuda Indonesia. Pemerintah Indonesia ketika itu memiliki 51 persen saham. Akibat tekanan dari pemerintah RI mengenai nasionalisasi perusahaan asing, maka pada tahun 1953 KLM terpaksa menjual sebagian sahamnya ke pemerintah RI.

Garuda Indonesia Airways (GIA) diresmikan sebagai perusahaan pada tanggal 31 Maret 1950. Ketika diresmikan, GIA memiliki 27 pesawat terbang. Juga dukungan staf-staf terlatih serta bandara yang memadai. Berbeda dengan perusahaan-perusahaan penerbangan lainnya di Asia yang pada awal pendiriannya tidak memiliki fasilitas yang memadai.

GIA menjadi pelopor penggunaan pesawat jet di kawasan Asia Tenggara. Pada tahun 1964, GIA memulai era pesawat bermesin jet. Pesawat jet jenis terbaru yang didatangkan saat itu adalah Convair 990A. Era tahun 60-an, GIA telah berhasil membuka rute penerbangan ke Eropa.

PT Pertamina

Pertamina merupakan perusahaan milik negara yang didirikan pada tahun 10 Desember 1957. Awalnya, perusahaan ini bernama Permina. Permina hanya bertugas dibidang eksplorasi dan produksi. Pada tanggal 20 Agustus tahun 1968, Permina digabung dengan Pertamin. Pertamin ini yang bertugas sebagai perusahaan pemasaran minyak dan gas. Dari penggabungan tersebut namanya menjadi Pertamina.

Pada tahun 1971, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1971 yang mangatur peran pertamina. Melalui UU ini, Pertamina diserahi tanggung jawab sebagai satu-satunya perusahaan milik negara yang mengatur semua hal yang berhubungan dengan minyak dan gas (migas). Mulai dari mengelola dan menghasilkan migas dari seluruh tambang-tambang di Indonesia, pengolahan menjadi produk migas, sekaligus sebagai penyedia serta mendistribusikan kebutuhan migas bagi seluruh rakyat Indonesia.

6 Hasil Kebudayaan Pada Masa Bercocok Tanam

Alat-alat yang terbuat dari batu sudah diasah sehingga lebih halus. Oleh karena itu, alat-alat yang dibuat oleh manusia purba pada masa bercocok tanam sudah termasuk dalam kebudayaan Neolitikum. Peninggalan kebudayaan manusia purba yang hidup pada masa bercocok tanam adalah sebagai berikut.

Kapak Persegi

Kapak persegi termasuk alat dari batu yang paling menonjol dari masa bercocok tanam. Peninggalan yang termasuk kapak persegi adalah beliung persegi, bentuknya memanjang dengan penampang lintang persegi dan menyerupai cangkul. Seluruh bagian diasah halus kecuali bagian tangkainya

Kapak persegi banyak ditemukan dibagian barat wilayah indonesia antara lain sumatra, jawa, bali, dan sebagainya. Kapak persegi juga ditemukan dibeberapa negara yang terletak di asia tenggara, seperti malaysia, vietnam, myanmar, filipina, taiwan, bahkan di jepang.

Kapak Persegi
Kapak Persegi

Kapak Lonjong

kapak lonjong usianya lebih tua dibandingkan beliung persegi. Sesuai dengan namanya, kapak ini berbentuk lonjong. Bagian pangkal runcing kemudian melebar pada bagian tajam. Bagian tajam diasah kanan dan kiri secara simetris.

Jika beliung persegi ditemukan di wilayah barat indonesia, kapak lonjong hanya ditemukan dibagian timur indonesia seperti sulawesi, sangihe talaud, flores, maluku, dan irian (papua).

Alat-alat Obsidian

Alat-alat obsidian terbuat dari batu khusus yang disebut batu obsidian atau batu kecubung. Biasanya alat tersebut ditemukan di dekat pintu gua.

Jenis ini hanya ditemukan di beberapa tempat, misalnya di bekas danau bandung, di dekat garut, di dekat bogot, sekitar danau tondano, dan sedikit di flores.

Mata Panah

Seperti halnya alat-alat obsidian, mata panah juga banyak di temukan di dekat pintu gua. Penemuan ini mengingatkan kehidupan berburu tingkat lanjut yang menggunakan alat-alat dari tulang. Hanya pada masa berburu tingkat lanjutlah digunakan anak panah yang terbuat dari tulang.

Gerabah

Gerabah
Gerabah

Pada masa bercocok tanam, manusia purba sudah menggunakan gerabah yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Pembuatannya masih sangat sederhana, dengan tangan dan belum banyak menggunakan roda pemutar. Penggunaan roda pemutar baru banyak dilakukan pada masa perundagian.

Perhiasan

Perhiasan yang terbuat dari batu dan kulit kayu sudah dikenal sejak masa bercocok tanam. Perhiasan tersebut banyak ditemukan di jawa tengah dan jawa barat. Ukurannya bermacam-macam, dengan garis tengah antara 25-54 mm, dan tebalnya antara 6-17 mm.

3 Macam Pelapukan dan Contohnya

Pohon yang telah mati misalnya, setiap hari kena panas matahari, pada malam hari diterpa dinginnya malam dan pada musim hujan tersiram air hujan. Pohon tersebut akhirnya lapuk dan hancur berkeping-keping.

Pelapukan Mekanik

Batuan yang membentuk kulit bumi, tersusun dari berbagai mineral. Tiap mineral memiliki koefisien pemuaian yang berbeda-beda. Artinya ada mineral batuan yang cepat memuai bila kena panas, dan ada mineral batuan yang sulit memuai bila kena panas.

Mineral batuan yang mudah memuai bila kena panas juga mudah menyusut bila bila mengalami pendinginan. Pada siang hari ketika batuan terkena sinar matahari, mineral yang mudah menyerap panas akan lebih cepat memuai dari pada mineral lain yang sulit menyerap panas. Memuai berarti volumenya bertambah besar. Akibatnya mineral yang volumenya bertambah besar akan mendesak mineral-mineral lain sehingga batuan tersebut akan retak-retak.

Pada malam hari suhu udara turun dan batuan mengalami pendinginan sehingga volumenya menyusut (mengecil). Akibatnya batuan mengalami retak-retak. Proses ini berlangsung terus menerus setiap hari, sehingga lama kelamaan batuan yang keras, akan retak-retak dan lepas selapis demi selapis, yang dimulai dari bagian luar batuan. Akhirnya batuan yang besar tersebut akan hancur menjadi batu kecil, dan batu kecil akan hancur menjadi kerikil, dan kerikil akan hancur menjadi pasir dan pasir akan hancur menjadi debu-debu yang halus. Proses semacam ini disebut pelapukan mekanik.

Pada siang hari, mineral batuan yang berwarna gelap umumnya cepat memuai, volumenya bertambah besar (kelabu hitam), sedang pada malam hari volumenya mengecil (putih). Bila hal ini berlangsung terus menerus maka lama-kelamaan mineral akan retak-retak (hitam tebal), dan akhirnya pecah dan terlepas dari batuan induknya.

Di daerah empat musim, pori-pori batuan yang terisi air di musim panas bisa pecah atau retak karena air dalam pori-pori batuan membeku di musim dingin. Air yang membeku volumenya bertambah besar sehingga batuan menjadi retak atau pecah. Proses yang demikian juga termasuk pelapukan mekanik.

Pelapukan Batuan

Pelapukan Kimiawi

Pelapukan batuan juga dapat disebabkan oleh proses kimiawi. Contoh: batu yang keras dapat ditembus oleh akar tumbuhtumbuhan, karena tudung akar mengeluarkan zat kimia yang dapat melapukkan batuan.

Contoh lain adalah batu kapur yang retak kemudian disusupi air hujan yang mengandung CO2. Air hujan yang mengandung CO2 akan melarutkan batu kapur yang dilaluinya. Lama kelamaan retakan batu kapur akan bertambah lebar dan besar sehingga akhirnya terbentuk goa-goa kapur.

Stalaktit dan Stalagmit
Stalaktit dan Stalagmit

Larutan kapur yang mengendap dan menempel di langit-langit goa akan membentuk stalagtit dan bila mengendap dan menempel di dasar goa akan membentuk stalagmite. Kadang-kadang dalam goa kapur terdapat sungai bawah tanah. Di Gunung Kidul (DIY) air sungai bawah tanah dijadikan sumber air bersih.

Pelapukan Biologis atau Pelapukan Organis

Pelapukan biologis atau pelapukan organis adalah lapuknya batuan yang disebabkan oleh makhluk hidup, baik oleh tumbuh-tumbuhan, hewan maupun manusia. Akar tumbuh-tumbuhan yang makin membesar dapat menyebabkan retak atau hancurnya batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Ujung akar yang mengeluarkan cairan dapat menembus batuan melalui pelapukan kimia.

Demikian pula berbagai jenis jamur, lumut, dan bakteri yang melekat pada permukaan batuan Demikian juga berbagai jenis hewan seperti semut, cacing, anai-anai, tikus, dapat membuat lubang pada batuan dan melapukkan batuan.

4 Hasil Kebudayaan Pada Masa Berburu dan Meramu

Alat-alat tersebut pembuatannya masih kasar. Ada yang terbuat dari batu, tulang, atau kayu. Hanya saja alt-alat yang terbuat dari kayu sudah hancur sehingga tidak ada lagi peninggalannya. Beberapa peninggalan alat yang dibuat oleh manusia purba pada masa berburu dan meramu antara lain adalah.

Kapak Perimbas

Kapak perimbas digunakan untuk merimbas atau memotong kayu. Selain untuk memotong kayu, kapak itu juga digunakan untuk menguliti binatang buruan atau memecah tulang. Kapak tersebut tidak mempunyai tangkai sehingga penggunaannya dilakukan dengan cara menggengam. Kapak perimbas terbuat dari batu yang salah satu sisinya dibuat tajam dengan cara memangkas.

Kapak perimbas ditemukan dibanyak tempat di indonesia, biasanya di tempat yang banyak mengandung batu-batuan yang dapat digunakan untuk membuat kapak tersebut.

Alat Serpih

Alat serpih berfungsi sebagai pisau, gurdi, atau alat penusuk. Alat serpih sangat kecil berukuran antara 4-10 cm, bahkan alat serpih di sangiran berukuran 2-4 cm. Alat serpih merupakan unsur penting dalam budaya pacitan karena lebih dari separuh jumlahnya di temukan di daerah pacitan.

Alat dari Tulang

Selain terbuat dari tulang hewan, ada juga alat yang terbuat dari tanduk hewan, bahkan ada yang terbuat dari duri ikan pari. Baik dari tulang maupun dari duri ikan pari dapat diguakan sebagai mata tombak. Alat yang terbuat dari tanduk rusa dilakukan dengan cara meruncingkan tanduk tersebut.

Jika kapak perimbas dapat ditemukan di berbagai daerah di indonesia, maka alat dari tulang hanya dapat ditemukan di daerah ngandong

Kapak Genggam

Kapak Genggam
Kapak Genggam

Kapak genggam banyak ditemukan di pantai timur sumatra sehingga sering disebut kapak genggam sumatra. Kapak ini terbuat dari batu dengan cara meruncingkan pada satu sisi agar menjadi tajam. Kapak ini digunakan untuk membuat lubang pada tanah atau untuk memotong daging buruan.

Dampak Positif dan Negatif Adanya Gunung Berapi

Indonesia merupakan tempat pertemuan antara deretan pegunungan medeteran dan sirkum Pasifik. Oleh karena itu Indonesia banyak terdapat gunung api dan sekaligus merupakan daerah gempa bumi.

Walaupun dampak buruk dari letusan gunung api dapat menimbulkan korban jiwa dan harta. Tetapi letusan gunung api juga membawa beberapa dampak yang baik seperti penyuburan tanah dan material yang dapat dijadikan bahan bangunan.

Dampak Positif adanya Gunung Api

Dampak positif adanya gunung api antara lain:

  • Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung api saat terjadi erupsi (letusan) dapat menyuburkan tanah pertanian karena banyak mengandung unsur hara tanaman.
  • Material yang dikeluarkan gunung api saat terjadi letusan yang berupa pasir, kerikil, batu-batu besar, kesemuanya merupakan mineral industri yang dapat digunakan untuk bahan bangunan.
  • Gunung api terbentuk dari keluarnya magma dari dalam bumi. Magma yang menuju permukaan bumi tersebut banyak membawa mineral logam, dan barang tambang lainnya. Oleh karena itu di daerah pegunungan dan gunung api banyak ditemukan bahan tambang.
  • Adanya gunung api yang tinggi menyebabkan terjadinya hujan orografis, sehingga daerah itu menjadi daerah yang banyak hujan.
  • Daerah yang bergunung api biasanya merupakan daerah tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai daerah hutan, perkebunan, dan daerah pariwisata.

Dampak Negatif adanya Gunung Api

Dampak negatif adanya gunung api antara lain:

  • Gunung api pada waktu meletus mengeluarkan lava pijar dan sangat berbahaya.
  • Gunung api yang meletus juga mengeluarkan gas yang sangat panas, yang juga bergerak menuruni lereng. Contoh awan panas dari G. Merapi di Jawa Tengah.
  • Pada saat terjadi letusan, lava pijar akan bercampur dengan air yang terdapat di danau kawah, dan membentuk lahar panas, yang sangat berbahaya. Contoh lahar panas dari G. Kelud (Jawa Timur).
  • Lava yang menumpuk di puncak gunung akan hanyut dan turun ke bawah bersama air hujan sebagai lahar dingin. Wujud lahar dingin ini berupa aliran batu, kerikil dan pasir yang jenuh air, meluncur ke bawah menuruni lereng.
  • Gunung api yang tinggi dan berderet dapat membentuk daerah bayangan hujan. Daerah bayangan hujan ini curah hujannya sedikit dan bersifat lebih kering. Contoh Lembah Palu, Sulawesi Tengah.
  • Letusan gunung api bawah laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami, seperti tsunami di di Banten dan Lampung akibat letusan Gunung Krakatau (1883).
  • Abu vulkanis di udara dari letusan gunung api dapat mengganggu penerbangan dan dapat merusak tanaman.

Keuntungan dan Kerugian Adanya Gunung Berapi

Indonesia merupakan tempat pertemuan antara deretan pegunungan medeteran dan sirkum Pasifik. Oleh karena itu Indonesia banyak terdapat gunung api dan sekaligus merupakan daerah gempa bumi.

Walaupun dampak buruk dari letusan gunung api dapat menimbulkan korban jiwa dan harta. Tetapi letusan gunung api juga membawa beberapa dampak yang baik seperti penyuburan tanah dan material yang dapat dijadikan bahan bangunan.

Keuntungan adanya Gunung Api

Keuntungan adanya gunung api antara lain:

  • Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung api saat terjadi erupsi (letusan) dapat menyuburkan tanah pertanian karena banyak mengandung unsur hara tanaman.
  • Material yang dikeluarkan gunung api saat terjadi letusan yang berupa pasir, kerikil, batu-batu besar, kesemuanya merupakan mineral industri yang dapat digunakan untuk bahan bangunan.
  • Gunung api terbentuk dari keluarnya magma dari dalam bumi. Magma yang menuju permukaan bumi tersebut banyak membawa mineral logam, dan barang tambang lainnya. Oleh karena itu di daerah pegunungan dan gunung api banyak ditemukan bahan tambang.
  • Adanya gunung api yang tinggi menyebabkan terjadinya hujan orografis, sehingga daerah itu menjadi daerah yang banyak hujan.
  • Daerah yang bergunung api biasanya merupakan daerah tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai daerah hutan, perkebunan, dan daerah pariwisata.

Kerugian adanya Gunung Api

Kerugian adanya gunung api antara lain:

  • Gunung api pada waktu meletus mengeluarkan lava pijar dan sangat berbahaya.
  • Gunung api yang meletus juga mengeluarkan gas yang sangat panas, yang juga bergerak menuruni lereng. Contoh awan panas dari G. Merapi di Jawa Tengah.
  • Pada saat terjadi letusan, lava pijar akan bercampur dengan air yang terdapat di danau kawah, dan membentuk lahar panas, yang sangat berbahaya. Contoh lahar panas dari G. Kelud (Jawa Timur).
  • Lava yang menumpuk di puncak gunung akan hanyut dan turun ke bawah bersama air hujan sebagai lahar dingin. Wujud lahar dingin ini berupa aliran batu, kerikil dan pasir yang jenuh air, meluncur ke bawah menuruni lereng.
  • Gunung api yang tinggi dan berderet dapat membentuk daerah bayangan hujan. Daerah bayangan hujan ini curah hujannya sedikit dan bersifat lebih kering. Contoh Lembah Palu, Sulawesi Tengah.
  • Letusan gunung api bawah laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami, seperti tsunami di di Banten dan Lampung akibat letusan Gunung Krakatau (1883).
  • Abu vulkanis di udara dari letusan gunung api dapat mengganggu penerbangan dan dapat merusak tanaman.

Fungsi Faring pada Manusia

Bagian dari faring yang terletak di belakang rongga hidung disebut nasofaring (Latin. Nasus = hidung). Pada anak-anak, terdapat massa dari jaringan limfatik (faring tonsil atau adenoid) yang menonjol ke nasofaring. Di atas atap faring, terdapat sinus sphenoidal (salah satu sinus paranasal).

Fungsi Faring

Faring adalah rongga dalam tenggorokan yang berfungsi sebagai saluran udara dan makanan. Bagian utama lainnya dari tenggorokan adalah laring. Fungsi faring meliputi:

Menelan

Ketika makanan atau cairan memasuki ke faring, kontraksi otot (refleks menelan) mendorong makanan atau cairan ke arah kerongkongan. Gangguan menelan (disfagia) dapat disebabkan oleh membran lendir kering, makanan kering, gangguan di dinding faring, alasan psikologis atau gangguan neurologis.

Menyentuh langit-langit lunak atau dinding belakang faring dengan jari dapat memicu refleks muntah.

Bernapas

Faring membawa udara dari hidung dan mulut ke laring. adenoid atau tonsil meradang, pembengkakan tiba-tiba dari gigitan serangga atau reaksi alergi, makanan terjebak atau gigi palsu terpisah, atau cedera dari faring dapat menghalangi saluran pernapasan.

Berbicara

Faring, bersama-sama dengan laring, lidah dan langit-langit lunak, membantu untuk membentuk suara.

Tekanan Equilibrium di Telinga Tengah

faring terhubung dengan telinga tengah di kedua sisi dengan tabung Eustachio. Hal ini memungkinkan perbedaan tekanan equilibrium antara tenggorokan dan telinga tengah dibangun selama perubahan cepat dari ketinggian, menyelam atau gangguan pada telinga tengah.

Kekebalan

Amandel dan kelenjar gondok (pada anak) dapat menangkap beberapa mikroba dan partikel asing sehingga mencegahnya untuk memasuki paru-paru.

Komponen Sistem Peredaran Darah dan Fungsinya

Jantung, darah dan pembuluh darah bekerja sama untuk melayani sel-sel tubuh tersebut. Menggunakan jaringan arteri, vena dan kapiler, darah membawa karbondioksida ke paru-paru (untuk pernafasan) dan mengambil oksigen. Dari usus kecil, darah mengumpulkan nutrisi makanan dan memberikan mereka ke setiap sel.

Darah

Darah terdiri dari:

  • Sel darah merah – untuk membawa oksigen
  • Sel darah putih – yang membentuk bagian dari sistem kekebalan tubuh
  • Trombosit – yang diperlukan untuk pembekuan
  • Plasma – sel darah, nutrisi dan limbah mengapung dalam cairan ini.

Jantung

Jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung terletak di dalam dada, di depan paru-paru dan sedikit ke sisi kiri. Jantung merupakan pompa ganda terdiri dari empat ruang, dengan aliran darah akan tetap dalam satu arah karena adanya katup jantung. Kontraksi bilik membuat suara detak jantung.

Sisi Kanan Jantung

Ruang kanan atas (atrium) mengambil dalam darah terdeoksigenasi yang sarat dengan karbon dioksida. Darah diperas ke ruang kanan bawah (ventrikel) dan dibawa oleh arteri ke paru-paru di mana karbon dioksida diganti dengan oksigen.

Sisi Kiri Jantung

Darah beroksigen kembali ke jantung, kali ini memasuki ruang atas kiri (atrium). Darah dipompa ke ruang kiri bawah (ventrikel) dan kemudian ke aorta (arteri). Darah mulai perjalanannya ke seluruh tubuh sekali lagi.

Pembuluh Darah

Pembuluh darah memiliki berbagai ukuran dan struktur yang berbeda, tergantung pada peran mereka dalam tubuh.

Arteri

Darah beroksigen dipompa dari jantung sepanjang arteri, yang berotot. Arteri membagi seperti cabang-cabang pohon sampai mereka ramping. Arteri terbesar adalah aorta, yang menghubungkan ke jantung dan mengambil darah beroksigen dari ventrikel kiri. Satu-satunya arteri yang mengambil darah terdeoksigenasi adalah arteri paru-paru, yang membentang antara jantung dan paru-paru.

Kapiler

Arteri membagi ke dalam pembuluh darah terkecil, yang disebut kapiler. Kapiler sangat kecil sehingga sel-sel darah hanya bisa bergerak satu per satu. Oksigen dan nutrisi makanan yang lulus dari kapiler ini kemudian masuk ke sel. Kapiler juga terhubung ke pembuluh darah, sehingga limbah dari sel-sel dapat ditransfer ke darah.

Vena

Vena memiliki katup satu arah bukan otot, untuk menghentikan darah dari berlari kembali dengan cara yang salah. Umumnya, vena membawa darah terdeoksigenasi dari tubuh ke jantung, di mana darah dapat dikirim ke paru-paru. Dengan pengecualian jaringan pembuluh darah paru, yang mengambil darah beroksigen dari paru-paru ke jantung.

Tekanan Darah

Tekanan darah mengacu pada jumlah tekanan di dalam sistem sirkulasi darah yang dipompa sekitar.

Gangguan Umum Sistem Peredaran

Beberapa gangguan umum dari sistem peredaran darah meliputi:

  • Aneurisma – titik lemah di dinding arteri
  • Aterosklerosis – penyempitan arteri yang disebabkan oleh timbunan plak
  • Penyakit jantung – kurangnya pasokan darah ke jantung karena arteri menyempit
  • Tekanan darah tinggi – dapat disebabkan oleh obesitas (antara lain)
  • Varises – masalah dengan katup yang menghentikan darah dari berjalan mundur.

Ringkasan

  • Sistem peredaran darah memberikan oksigen dan nutrisi ke sel dan mengambil limbah.
  • Jantung memompa darah beroksigen dan terdeoksigenasi pada sisi yang berbeda.
  • Jenis-jenis pembuluh darah termasuk pembuluh darah, kapiler dan vena.

Fungsi dan Kegunaan Mesin Faksimile

Mesin faks adalah alat yang berguna karena tidak ada kebutuhan untuk memindai atau mencetak dokumen setelah menerima faks. Peralatan ini sangat ideal untuk dokumen yang memerlukan tanda tangan seseorang. Seseorang baik dapat membeli mesin faks yang memiliki banyak fungsi dan tidak memakan banyak ruang atau unit multifungsi yang mencakup mesin faks, mesin fotokopi, scanner dan printer.

Manfaat Mesin Faks

Manfaat dari menggunakan mesin faks antara lain:

Lebih Efisien

Menggunakan mesin faks dapat lebih memudahkan untuk saling bertukar dokumen yang secara garis besar sama dengan salinan aslinya. Sebagian besar perkantoran menggunakan mesin faks untuk melakukan pengiriman dokumen-dokumen penting yang memang perlu dikirim saat itu jaga tanpa perlu menggunakan jasa pos atau pengiriman dokumen. Baik itu mengirim ataupun menerima dokumen.

Tidak Membutuhkan Biaya yang Besar

Dengan kemajuan teknologi yang ada pada mesin faks membuktikan bahwa selain mempersingkat waktu juga menghemat biaya. Tidak perlu membutuhkan biaya lebih guna mengirim dokumen melalui jasa pengiriman yang tentunya menggunakan biaya untuk pengirimannnya. Cukup dengan menggunakan jaringan telepon kita sudah bisa mengirim salinan dokumen tersebut tanpa perlu pusing hilang atau rusak.

Selain perkantoran banyak juga yang sudah menggunakan mesin faks untuk keperluan bisnis mereka seperti tempat jasa fotocopy umum. Dengan biaya yang murah kalian sudah bisa mengirimkan salinan dokumen sesuai tujuan Anda.

Mudah Dalam Perawatannya

Memiliki mesin faks juga perlu diperhatikan dalam menjaga atau merawat mesin faks tersebut agar tetep berfungsi dan berjalan semestinya. Merawat mesin faks agar tetap awet bisa dikatakan mudah karena tidak serumit komputer ataupun laptop.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tempat dimana mesin faks tersebut diletakan harus pada bidang datar dan apabila kotor cukup dibersihkan dengan lap atau kain bersih. Ada juga beberapa cara yang lebih spesifik dalam merawat mesin faks, silahkan baca disini untuk lebih mengetahuinya.

Cara kerja Mesin Faks

Proses kerja mesin faks diawali dengan keharusan bahwa penerima dan pengirim harus memiliki mesin faks. Pengirim akan memasukkan dokumen yang hendak dikirim ke bagian feeder mesin faks dan selanjutnya menekan nomor telepon mesin faks yang dituju.

Ketika koneksi telah terjadi dengan mesin faks tujuan, maka mesin faks akan melakukan scanning dengan membaca area yang sangat kecil pada dokumen tersebut. Mesin faks tersebut akan mengubahnya menjadi suatu sinyal listrik untuk kemudian menerjemahkan daerah yang dibaca sebagai daerah gelap atau terang dengan menandainya “0” untuk gelap dan “1” untuk terang.

Sinyal listrik tersebut lalu ditransmisikan melewati saluran telepon dan menuju mesin penerima faks. Mesin penerima tersebut kemudian menangkap dan mengartikan sinyal listrik untuk membuat suatu dokumen yang persis sama dengan aslinya dan kemudian mencetaknya.

Perbedaan antara Karbohidrat dan Lipid

Karbohidrat terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O), biasanya dengan rasio atom hidrogen-oksigen adalah 2: 1 (seperti dalam air). Karbohidrat dibagi lagi menjadi tiga kelompok termasuk monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Monosakarida dan disakarida larut dalam air sedangkan polisakarida tidak larut dalam air. Sebaliknya, lipid adalah kelompok beragam molekul alami yang meliputi lemak, lilin, sterol, vitamin larut lemak (seperti vitamin A, D, E, dan K), monogliserida, digliserida, trigliserida, fosfolipid, dan lain-lain.

Semua senyawa ini tidak larut dalam air. Ini adalah perbedaan utama antara karbohidrat dan lipid. Karbohidrat dan lipid bertindak sebagai bahan bakar utama dan senyawa penyimpanan energi dari tubuh manusia. Metabolisme biokimia karbohidrat dan lipid erat berhubungan, tapi Makronutrien ini memiliki tujuan yang berbeda.

Pada artikel ini, mari kita membahas perbedaan antara karbohidrat dan lipid dalam hal penggunaan yang dimaksudkan serta kimia dan sifat fisik.

Karbohidrat

Karbohidrat adalah makronutrien yang terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Mirip dengan molekul air, karbohidrat memiliki rasio atom hidrogen-oksigen adalah 2: 1 dan rumus empirisnya adalah Cm(H2O)n. Karbohidrat juga dikenal sebagai hidrat karbon, dan terutama ada sebagai aldehida polihidroksi dan keton.

Indeks glikemik (GI) dan konsep beban glikemik telah dikembangkan untuk mengkarakterisasi perilaku makanan kaya karbohidrat selama pencernaan manusia untuk mengidentifikasi kecepatan dan efeknya terhadap kadar glukosa darah.

Lipid

Lipid adalah makronutrien terutama terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Ini adalah amfifilik hidrofobik atau molekul kecil yang tidak larut dalam air. lipid terdiri dari dua jenis yang berbeda dari subunit biokimia dikenal sebagai kelompok ketoacyl dan isoprena.

Perbedaan Antara Karbohidrat dan Lipid

Perbedaan antara karbohidrat dan lipid dapat dibagi menjadi kategori berikut. yaitu;

Kategori dan Contoh

Karbohidrat: Karbohidrat dikategorikan menjadi subkelompok berikut;

  •     Monosakarida – glukosa, fruktosa, galaktosa, xilosa
  •     Disakarida – sukrosa, laktosa, maltosa, trehalosa
  •     Polyols – sorbitol, mannitol
  •     Oligosakarida – maltodekstrin, rafinosa, stachyose, fructo-oligosakarida
  •     Polisakarida – amilosa, selulosa, amilopektin, pati yang dimodifikasi, hemiselulosa, pektin, hidrokoloid

Lipid: Lipid dikategorikan menjadi subkelompok berikut;

  •     asam lemak – asam arakidonat, asam eicosapentaenoic, asam docosahexaenoic
  •     gliserolipid
  •     Gliserofosfolipid – fosfatidilkolin, phosphatidylethanolamine, dan phosphatidylserine
  •     Sphingolipids – sphingomyelins, serebrosida, dan gangliosida.
  •     Sterol lipid – testosteron dan androsterone
  •     Prenol lipid – kuinon dan hydroquinon
  •     Saccharolipids
  •     Poliketida – erythromycins, tetrasiklin, avermectins

Jumlah kadar kalori

Karbohidrat: 4 kalori energi per gram dari energi yang dihasilkan dalam sel manusia ketika metabolisme karbohidrat.

Lipid: 9 kalori energi per gram dari energi yang dihasilkan dalam sel manusia ketika metabolisme lipid. Lipid menyediakan lebih dari dua kali jumlah kalori dibandingkan dengan karbohidrat.

Kelarutan

Karbohidrat: Mayoritas kelompok karbohidrat (kecuali polisakarida) larut dalam air, dan mereka hidrofilik di alam

Lipid: Lipid tidak larut dalam air karena mereka hidrofobik di alam

Pencernaan dan penyerapan

Karbohidrat: Enzim pencernaan dari air liur, pankreas dan bertindak usus kecil langsung pada gula dan pati dalam makanan dan memecah karbohidrat menjadi gula sederhana yang dikenal sebagai monosakarida, yang diserap ke dalam aliran darah untuk distribusi ke organ dan jaringan. Sel menyerap gula sederhana dengan bantuan hormon insulin.

Lipid: Lipid memiliki proses pencernaan yang kompleks. kantong empedu melepaskan asam empedu ke dalam usus kecil setelah makanan konsumsi dan empedu kontribusi untuk mogok gelembung-gelembung lipid besar menjadi tetesan mikroskopis, yang akibatnya dicerna oleh enzim dari pankreas. Kemudian sel-sel yang melapisi usus kecil menyerap dicerna partikel lemak dan diangkut oleh protein pembawa.

Enzim Pencernaan

Karbohidrat: Enzim pencernaan utama adalah α-amilase.

Lipid: Enzim pencernaan utama adalah Lipase.

Fungsi utama dalam Organisme

Karbohidrat: fungsi utama dari karbohidrat makanan adalah sebagai berikut;

  •     Menyediakan energi untuk organ tubuh dan jaringan
  •     Membuat komponen struktural pada hewan dan tumbuhan (misalnya selulosa pada tumbuhan dan kitin di arthropoda)
  •     Sintesis koenzim (misalnya ribosa di ATP, FAD, dan NAD) dan tulang punggung molekul genetik yang dikenal sebagai RNA
  •     Fungsi dalam sistem kekebalan tubuh, fertilisasi, mencegah patogenesis dan pembekuan darah
  •     Mensintesis karbohidrat dari karbon dioksida dan air oleh fotosintesis pada tumbuhan

Lipid: fungsi utama dari lipid adalah sebagai berikut;

  •     Menyimpan energi dalam sel
  •     Memfasilitasi penyerapan dan distribusi vitamin yang larut dalam lemak
  •     Menyediakan stabilitas struktural untuk sel dan bantalan organ vital seperti ginjal, hati,
  •     mekanisme sel signaling
  •     Sintesis hormon reproduksi

Fungsi utama di industri

Karbohidrat: fungsi utama karbohidrat adalah sebagai berikut;

  •     Kompleks pati karbohidrat digunakan sebagai bahan utama dalam produk roti, mie, dan produksi pasta
  •     Pati digunakan sebagai agen pengental di saus
  •     Karbohidrat sederhana, seperti gula yang digunakan dalam minuman, permen, selai, dan makanan penutup produksi

Lipid: fungsi utama dari lipid adalah sebagai berikut;

  •     Digunakan untuk produksi kosmetik
  •     produksi lilin
  •     Digunakan sebagai pelumas dalam berbagai aplikasi industri
  •     Digunakan untuk produksi emulsi
  •     Minyak goreng dan menyebar produksi

Sumber Makanan di Alam

karbohidrat:

  •     Gandum, jagung, beras, barley mengandung pati (polisakarida)
  •     Buah-buahan mengandung fruktosa dan serat makanan
  •     Susu mengandung laktosa

lipid:

  •     Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang mete, almond, walnut
  •     Buah-buahan seperti alpukat
  •     Biji seperti bunga matahari, rami, biji lobak
  •     kacang-kacangan (kedelai)
  •     Ikan dan laut makanan

Efek kesehatan

karbohidrat:

  •     Kelebihan konsumsi gula halus dikaitkan dengan peningkatan risiko sindrom metabolik, diabetes tipe II, kanker, penyakit jantung dan obesitas
  •     Konsumsi serat makanan seperti selulosa, hemiselulosa, pektin, hidrokoloid dapat mengurangi risiko kanker usus, sembelit, diabetes tipe II, dan obesitas

lipid:

  •     Jumlah tinggi konsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol LDL dan risiko penyakit jantung, dan meningkatkan risiko diabetes tipe II dan obesitas
  •     Lemak tak jenuh dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan termasuk pengurangan risiko perkembangan kanker, pencegahan penyakit kardiovaskular, agregasi platelet, dan hipertensi. Mereka memiliki sifat anti-inflamasi dan penanda yang lebih rendah peradangan dalam darah. Namun, beberapa lemak tak jenuh memiliki kedua sifat pro-inflamasi dan anti-inflamasi.